Kategori
Uncategorized

Bank Syariah Indonesia

Bank Syariah Indonesia,Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan semakin meningkat dengan adanya dukungan pemerintah terhadap dunia perbankan. Dengan didirikannya Bank Syariah Indonesia, diharapkan dapat memacu laju perekonomian dan mendukung iklim bisnis dan perindustrian dalam skema syariah yang berlaku. Seperti apa sebenarnya  dari konsep bank syariah tanah air ini dan prospek jangka panjang terhadap kemajuan ekonomi Indonesia di masa mendatang? yang telah kita rangkum dalam signalherp

yang disupport oleh Daftar IDNPlay Apk

Apa Itu Bank Syariah Indonesia (BSI)?

Apa Itu Bank Syariah Indonesia (BSI)
Sumber foto: MuhsinRina via Shutterstock

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar  dunia, tentu potensi industri keuangan syariah cukup menjanjikanimasa depan. Hal ini tentu saja bisa terjadi jika adanya sinergi antara pemegang kebijakan dan juga kesadaran masyarakat terhadap transaksi halal berbasis syariah yang terus tegakkan dalam prinsip ekonomi. Adanya peningkatan yang signifikan beberapa tahun terakhir terhadap produk dan layanan berbasis syariah  Indonesia membuat pemerintah mencermati hal ini sebagai sebuah momen penting dalam tonggak perekonomian syariah di Indonesia. Sikap optimis inilah yang membuat pemerintah akhirnya menggabungkan 3 daftar bank syariah besar besutan BUMN, yaitu PT Bank Syariah Mandiri Tbk, PT Bank BNI Syariah Tbk, dan PT Bank BRI Syariah Tbk menjadi intensitas baru yang diberi nama Bank Syariah Indonesia atau BSI.

Penggabungan 3 bank syariah pemerintah yang resmikan pada 1 Februari 2021 oleh presiden Joko Widodo ini juga menegaskan bahwa pemerintah sangat serius dalam memperhatikan perkembangan layanan berbasis syariah yang mampu bertahan di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang masih bergejolak. Komitmen pemerintah untuk mendorong perekonomian melalui BSI ini diharapkan akan jadi energi baru dalam pembangunan ekonomi nasional. BSI menjadi cerminan wajah syariah di Indonesia yang modern, universal, dan tentu saja memberikan kebaikan bagi seluruh masyarakat. Setelah melakukan merger, Indonesia akan jadi bank syariah terbesar di Indonesia dengan total asset Rp239,56 triliun dengan lebih dari 1.000 kantor cabang dan 20.000 karyawan. BSI juga akan menjadi bank dengan peringkat 7 berdasarkan total aset yang dimiliki.

Tiga Bank yang Merger Menjadi Bank Syariah Indonesia

Tiga Bank yang Merger Menjadi Bank Syariah Indonesia
Sumber foto: farzand01 via Shutterstock

Bank Syariah Indonesia merger dari bank apa saja?

Proses merger tiga bank syariah besar di Indonesia menjadi salah satu tonggak sejarah yang akan membuka banyak peluang-peluang baru dalam mendukung perekonomian masyarakat secara nasional. Setiap bank syariah memiliki latar belakang dan sejarahnya sendiri sehingga semakin menguatkan posisi BSI ke depannya.

1. PT BRI Syariah Tbk (BRIS)

PT BRI Syariah Tbk atau sering disingkat menjadi BRIS awalnya terbentuk dari proses akuisisi BRI terhadap Bank Jasa Arta pada 19 Desember 2007. Setelahnya, BRI Syariah mulai beroperasi pada 17 November 2008 dengan berlandaskan prinsip syariah Islam. BRI Syariah berfokus membidik berbagai segmen di masyarakat dan terus tumbuh luas menawarkan berbagai produk syariah kepada nasabahnya. Pada 2018, BRI Syariah mulai melaksanakan initial public offering di Bursa Efek Indonesia dan mencatatkan diri sebagai anak usaha BUMN di bidang Syariah yang pertama kali melaksanakan penawaran umum saham perdana.

2. PT Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS)

Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS) didirikan pada 29 April 2000 dengan pembukaan 5 kantor cabang utama di Yogyakarta, Malang, Pekalongan, Jepara, dan Banjarmasin. Pendirian Bank Negara Indonesia ini tercetus setelah melihat kondisi bank syariah saat krisis moneter di tahun 1998 tetap mampu berdiri tanpa mengalami perubahan secara signifikan. Dalam proses operasional perbankan, BNI Syariah tetap memperhatikan aspek syariah yang diawasi langsung oleh Dewan Pengawas Syariah dan telah melalui pengujian sehingga memenuhi aturan Syariah.

3. PT Bank Mandiri Syariah (BMS)

Awalnya Bank Mandri adalah bank yang berdri dari hasil penggabungan dari empat bank, yaitu Bank Dagang Negara . Bank Bumi Daya, Bank Exim, dan Bapindo yang mulai terguncang akibat krisis moneter pada tahun 1998. Setelah itu mulai dbentuk tim konsolidasi untuk pengembangan perbankan syariah dan pada 1 November 1999 terbentuklah Bank Syariah Mandri. Hingga saat ini Bank Mandiri Syariah mampu memadukan idealisme usaha dengan nilai-nilai rohani sebagai landasan operasional. Hal ini yang membuat Bank Syariah Mandri terus berkembang hari ini dan jadi bagian dari BSI.

Makna Logo BSI

Makna atau Arti Logo BSI Bank Syariah Indonesia
Sumber foto: Bank Syariah Indonesia

Peresmian BSI juga jadkan ajang pengenalan logo BSI d publik. Pengenalan logo BSI tersebut sampaikan langsung oleh Drektur Utama Indonesia, Hery Gunardi. Logo BSI secara keseluruhan bernuansa hijau dan putih . Dengan tulisan BSI dan bintang berwarna kuning  ujung sebelah kanan dari tulisan. Bawah tulisan BSI sematkan kata . Filosofi yang terkandung dalam bintang kuning bersudut 5 mempresentasikan 5 sila Pancasila dan 5 rukun Islam. Tulisan BSI menjad representasi Indonesia baik  tingkat nasional maupun  tingkat global.

Saham dan Pencarian Pemodal via SWF

Saham dan Pencarian Pemodal via SWF
Sumber foto: Bro Crock via Shutterstock

Kementerian Badan Usaha Milik Negara yang menaungi kinerja BSI membuka peluang sebesar-besarnya . Bagi para investor asing untuk menjad bagian penting pengembangan BSI ke depannya. Para calon investor bisa memiliki saham  PT BSI Tbk . Melalui Sovereign Wealth Fund atau dana abad bernama Indonesia Investment Authority (INA). Pemerintah juga berkeinginan untuk melakukan right issue dan memastikan adanya match interest terhadap para calon investor yang berniat mengambil block seed  BSI pada masa mendatang. Hal ini tentu saja sebagai strategi pengembangan yang lakukan BUMN . Untuk mendukung iklim investasi dan ekonomi perbankan syariah yang kokoh dan berkesinambungan.

Kode Saham BSI

Saat ini, PT (BSI) sudah melantai  Bursa Efek Indonesia dengan kode saham BRIS dan langsung mendapatkan sambutan hangat melaju  zona hijau dan menembus level Rp2.840 per lembar saham.

Izin Bank Syariah Indonesia dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Izin Bank Syariah Indonesia dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Sumber foto: farzand01 via Shutterstock

Berdrinya BSI dresmikan melalui surat yang dkeluarkan oleh OJK. Surat yang drilis dengan nomor:SR-3/PB.1/2021 perihal Pemberian Izin Penggabungan PT Bank Syariah Mandri dan PT BNI Syariah ke dalam PT Bank BRI Syariah Tbk serta Izin Perubahan Nama dengan Menggunakan Izin Usaha . PT Bank BRI Syariah Tbk Menjad Izin Usaha atas nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) sebagai Bank Hasil Penggabungan. Dengan keluarkannya surat dari OJK ini maka semakin menguatkan posisi BSI untuk melakukan aktivitas perbankan . . Berlandaskan konsep Syariah dan penggabungan dari 3 bank pembentuknya.

Dengan hadrnya saat ini . Tentu memberikan kamu alternatif terpercaya untuk memilih bank yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu. Jika kamu ingin mengelola keuangan dengan prinsip syariah, tentu BSI terdekat bisa jadi pilihan yang menjanjikan. Kamu bisa mendapatkan berbagai keuntungan dan jaminan dari tabungan dan penghasilanmu dengan menerapkan prinsip syariah yang berlaku pada Indonesia.