Kategori
Pets

Jenis Hewan Peliharaan yang punya Naluri Kuat Untuk Membunuh

Jenis Hewan Peliharaan yang punya Naluri Kuat Untuk Membunuh

Harimau Ini Tempuh 500 Km untuk Hidup, Berakhir di Penangkaran - Dunia  Tempo.co

Jenis Hewan Peliharaan yang punya Naluri Kuat Untuk Membunuh – Hewan peliharaan (juga disebut sebagai hewan timangan, atau piaraan) adalah hewan yang dipelihara sebagai teman sehari-hari manusia. Hewan timangan berbeda dari hewan ternak, hewan percobaan, hewan pekerja, atau hewan tunggangan yang dipelihara untuk kepentingan ekonomi atau untuk melakukan tugas tertentu.

Hewan peliharaan yang populer biasanya adalah hewan yang memiliki karakter setia pada majikannya atau memiliki penampilan yang menarik, atau kemampuan menarik tertentu seperti mengeluarkan suara yang indah. Walaupun secara teori seseorang dapat memelihara hewan apa pun sebagai hewan peliharaan, dalam praktiknya hanya spesies-spesies tertentu saja yang sering dijumpai, terutama hewan kecil (anjing, kucing, dan kelinci), burung, dan ikan.

Secara umum, orang-orang penyuka hewan peliharaan akan memelihara IDN Poker777 spesies binatang yang lazim untuk dipelihara, seperti anjing, kucing, kelinci, kura-kura, burung, dan ikan hias. Akan tetapi, di luar sana, ternyata banyak yang mengadopsi hewan-hewan yang tidak lazim untuk dipelihara. Bahkan, sebagian dari mereka mendapat celaka saat memelihara hewan-hewan tersebut.

1. Ular piton
Punya Naluri Buas, 5 Hewan Peliharaan Ini Bunuh Majikannya

Ular piton adalah salah satu jenis ular yang paling banyak dipelihara oleh pencinta ular. Ular yang memiliki nama ilmiah Pythonidae ini tidak berbisa dan beracun. Akan tetapi, ular piton tergolong cukup berbahaya karena mereka termasuk sebagai ular pembelit yang sanggup membunuh mamalia berukuran besar. Sayangnya, hal buruk ini pernah terjadi dan dialami oleh manusia.

Pada 2018, BBC News melansir kabar bahwa seekor ular piton peliharaan bernama Tiny telah tidak sengaja membunuh majikannya yang bernama Daniel Brandon. Sebetulnya, Brandon telah memelihara banyak ular selama 16 tahun. Namun, Tiny rupanya ingin bermain-main dengan Brandon dan melilit lehernya hingga tewas. Brandon sudah ditemukan tewas di dalam rumahnya dan forensik menyatakan bahwa hal itu terjadi karena kecelakaan akibat terlilit ular.

2. Banteng
Punya Naluri Buas, 5 Hewan Peliharaan Ini Bunuh Majikannya

Memelihara sapi atau kerbau mungkin lebih menguntungkan dibandingkan memelihara banteng liar. Oh, ya, meskipun ketiganya mirip, banteng, sapi, dan kerbau ternyata berbeda. Mereka dari famili yang sama, tapi masuk dalam genus yang berbeda dalam alur evolusinya. Sapi dan banteng masuk dalam genus Bos, sedangkan kerbau masuk dalam genus Bubalus. Nah, sepintas, banteng dan sapi terlihat mirip dan dianggap sama-sama jinak, bukan?

Namun, banteng di alam liar tidak memiliki karakter yang sama dengan sapi di peternakan. Dilansir laman NBC News, seorang pria bernama Ricky Weinhold tewas akibat diserang oleh banteng peliharaannya sendiri. Dengan bobot 1 ton, banteng tersebut menyerang dan menginjak-injak majikannya hingga terluka parah. Sayangnya, nyawa Ricky Weinhold tidak tertolong dan kisah ini menjadi pelajaran mengenai risiko yang akan dihadapi jika nekat memelihara banteng liar seberat 1 ton.

3. Unta
Punya Naluri Buas, 5 Hewan Peliharaan Ini Bunuh Majikannya

Apa jadinya jika unta dijadikan hadiah ulang tahun kepada orang yang usianya sudah mencapai 60 tahun? Tentu saja hal tersebut bisa membahayakan, bahkan bisa menghilangkan nyawa. Kejadian mengerikan itu terjadi di Queensland, Australia pada 2007 lalu. Ironisnya, hadiah tersebut diberikan suami kepada istrinya yang tengah merayakan ulang tahun.

Diberitakan dalam The Courier Mail Australia, kejadian itu terjadi di malam hari saat unta tersebut bertingkah aneh dan tidak bisa dikendalikan. Ketika Pam Weaver menaiki unta tersebut, dalam sekejap, unta itu membanting tubuh Pam ke tanah dan segera menginjak-injak perempuan berusia 60 tahun tersebut hingga tewas. Unta dengan ukuran kecil sudah memiliki bobot 150 kilogram dan yang berusia dewasa sanggup memiliki berat 1 ton.

4. Beruang
Punya Naluri Buas, 5 Hewan Peliharaan Ini Bunuh Majikannya

Sudah jelas bahwa beruang adalah hewan buas yang hidup di alam liar. Meskipun tampak lucu, beruang sanggup membunuh manusia hanya dengan sekali gigitan. Cakarnya juga sangat tajam karena mereka terbiasa menggunakannya untuk mencakar pohon. Selain itu, bobot seekor beruang dewasa bisa mencapai 600 kilogram. Namun, dengan segala risiko bahayanya, masih ada orang yang nekat memelihara beruang.

Seperti dikisahkan dalam laman berita The Seattle Times, seorang pemilik beruang harus tewas di tangan hewan peliharaannya sendiri. Kelly Ann Walz sudah memelihara beruang selama 9 tahun. Beruang tersebut dinamakan Teddy dan dianggap jinak. Pada saat Kelly membersihkan kandang Teddy, tiba-tiba saja beruang tersebut menyerang Kelly dengan brutal. Kelly mengalami perdarahan hebat dan meninggal di tempat, sementara Teddy harus ditembak mati.

5. Kuda nil
Punya Naluri Buas, 5 Hewan Peliharaan Ini Bunuh Majikannya

Siapa, sih, di dunia ini yang berani nekat memelihara kuda nil? Faktanya, kuda nil adalah hewan buas yang memiliki kekuatan gigitan 1.825 psi dan sanggup mencapai bobot nyaris 2 ton. Jangankan manusia, buaya saja akan memberikan respek terhadap mamalia bernama asli hippopotamus amphibius tersebut. Ya, gigitan kuda nil sanggup meremukkan mamalia sebesar zebra dengan sekali serangan.

Kisah tragis terjadi di Afrika Selatan saat kuda nil peliharaan dilaporkan telah membunuh pemiliknya yang bernama Marius Els. Padahal, kuda nil bernama Humphrey tersebut sudah dipelihara bertahun-tahun dan sudah dianggap sebagai anak sendiri, dilansir laman Mirror. Seiring berjalannya waktu, kuda nil itu semakin dewasa dan menunjukkan perilaku agresif.

Beberapa warga mengingatkan Marius tentang bahayanya memelihara kuda nil. Sayangnya, peringatan tersebut diabaikan oleh Marius hingga akhirnya ia harus tewas karena gigitan Humphrey yang sudah dianggapnya sebagai anak. Ironisnya, Marius tewas di sungai tempat pertama kali ia menyelamatkan Humphrey saat bayi.

Perawatan pada hewan peliharaan juga perlu dilakukan terutama bagian bulu dan kuku.Periksalah anggota tubuh binatang peliharaan, mata, telinga, mulut, hidung dan juga lubang pembuangan. Pastikan selalu dalam kondisi bersih dan tidak terlihat kusam.

Sesekali mandikan hewan peliharaan, agar binatang peliharaan selalu terjaga kebersihannya. Gunakan sabun mandi khusus untuk hewan demi menjaga keindahan bulunya. Berikan multivitamin khusus pada hewan tertentu dengan teratur agar tidak mudah jatuh sakit.

Nah, itu tadi beberapa hewan yang dilaporkan telah membunuh majikannya. Memelihara hewan buas memang sangat berisiko karena naluri hewan-hewan tersebut sangat liar. Ada baiknya membiarkan mereka tetap berada dalam habitatnya di alam liar.

Kategori
Pets

Beragam Spesies Ular Jinak yang Cocok Jadi Hewan Peliharaan

Beragam Spesies Ular Jinak yang Cocok Jadi Hewan Peliharaan

7 Pulau Ular di Berbagai Dunia, Paling Jinak Berada di Indonesia - Halaman  all - Tribun Timur

Beragam Spesies Ular Jinak yang Cocok Jadi Hewan Peliharaan – Ular adalah kelompok reptilia tidak berkaki dan bertubuh panjang yang tersebar luas di dunia. Secara ilmiah, semua jenis ular dikelompokkan dalam satu subordo, yaitu Serpentes dan juga merupakan anggota dari ordo Squamata (reptilia bersisik), bersama-sama dengan kadal.

Akan tetapi, ular (Serpentes) sendiri diklasifikasikan pada cabang (klade) Ophidia, yaitu segolongan reptilia-reptilia dengan atau tanpa kaki, bertubuh panjang, dan memiliki fisiologis yang sangat berbeda dengan kadal. Ular adalah salah satu jenis hewan yang paling banyak ditakuti manusia. Hal itu sangat wajar karena banyak jenis ular memiliki kemampuan untuk membunuh manusia, baik dengan bisa maupun dengan lilitannya.

Bahkan, melihat ular merayap saja sudah bisa membuat banyak orang ketakutan. Namun sebenarnya, tidak semua jenis ular perlu idn poker android kita takuti. Banyak juga kok spesies ular yang bisa kita ajak berinteraksi dengan aman, bahkan bisa dijadikan hewan peliharaan yang tidak berbahaya. Mereka tidak berbisa, berukuran tidak terlalu besar, dan memiliki perangai yang jinak dan kalem.

1. Ular jagung
7 Spesies Ular yang Sangat Jinak, Cocok Dijadikan Peliharaan

Ular jagung (Pantherophis guttatus) alias corn snake adalah ular asal Amerika Utara yang disebut-sebut sebagai ular paling mudah dipelihara. Ular ini memiliki warna jingga yang cantik dan berukuran tidak terlalu besar, umumnya hanya mencapai 1,5 meter. Makanan mereka cukup mudah didapat, salah satunya tikus.

Ular ini memiliki perangai yang sangat jinak. Menurut laman My Snakes Pet, mereka punya gerakan yang cepat sehingga agak sulit dipegang. Namun sebenarnya, mereka tidak melawan jika dipegang manusia. Selain sifatnya yang jinak, ular ini juga sangat toleran terhadap berbagai keadaan lingkungan sehingga sangat cocok dipelihara oleh pemula.

2. Ular hidung babi
7 Spesies Ular yang Sangat Jinak, Cocok Dijadikan Peliharaan

Ular hidung babi adalah sebutan untuk spesies ular yang memiliki ciri khas berupa moncong yang berbentuk seperti hidung babi. Ular ini terdiri dari beberapa spesies dan umumnya yang dijadikan peliharaan adalah ular hidung babi barat (Heterodon nasicus) dan ular hidung babi timur (Heterodon platirhinos).

Kedua spesies tersebut berukuran hingga 1,2 meter saja, bahkan rata-rata hanya 60 cm. Mereka berperangai jinak dan hanya akan menjadi agresif saat merasa terancam. Ular ini sangat jarang menggigit dan gigitannya hanya menyebabkan bengkak kecil. Malah, bukannya menggigit, mereka malah kadang mempertahankan diri dengan cara berpura-pura mati.

3. Ular susu
7 Spesies Ular yang Sangat Jinak, Cocok Dijadikan Peliharaan

Ular asal Amerika Utara lain yang bisa dijadikan peliharaan bagi pemula adalah ular susu (Lampropeltis triangulum). Ular ini punya penampilan yang cantik dengan warna merah, hitam, dan kuning. Ukuran mereka bisa mencapai 175 cm, tapi biasanya gak lebih dari 130 cm.

Ular susu tidak berbahaya karena tidak berbisa. Mereka adalah jenis ular nokturnal sehingga biasanya aktif pada malam hari. Sementara, di siang hari, mereka biasa bersembunyi di celah bebatuan. Makanya, jika kamu ingin memelihara mereka, pastikan kamu melengkapi kandangnya dengan tempat-tempat untuk mereka bisa bersembunyi.

4. Ular pemakan telur afrika
7 Spesies Ular yang Sangat Jinak, Cocok Dijadikan Peliharaan

Selanjutnya, ada ular pemakan telur afrika (Dasypeltis scabra). Ular yang berasal dari Afrika dan Timur Tengah ini adalah ular yang sangat jinak. Selain itu, mereka tidak berbisa dan tidak punya taring sehingga gigitan mereka tidak akan terasa menyakitkan.

Sesuai namanya, ular ini adalah pemakan telur dan mereka tidak makan jenis makanan lain selain telur. Namun, karena ukurannya yang kecil, yaitu hanya mencapai 75 cm, ular ini tidak bisa makan telur ayam. Menurut laman Reptiles Magazine, mereka sebaiknya diberikan telur yang berukuran kecil, misalnya telur burung puyuh.

5. Ular rumah afrika
7 Spesies Ular yang Sangat Jinak, Cocok Dijadikan Peliharaan

Jenis ular lain yang berasal dari Afrika dan cocok dijadikan peliharaan adalah ular rumah afrika (Boaedon capensis). Mereka mendapatkan nama ular rumah karena sering terlihat mencari makan di sekitar pemukiman manusia. Ular ini umumnya tumbuh hingga 1,2 meter, tetapi mereka juga bisa mencapai panjang 1,5 meter.

Ular ini memang tidak memiliki warna yang sangat indah. Namun, perangainya yang jinak membuat mereka ideal dijadikan peliharan para pemula. Ular yang masih kecil mungkin akan menggigit, tapi gigitan mereka tidak berbahaya. Selain itu, seiring dengan semakin seringnya mereka berinteraksi dengan manusia, ular ini akan jadi semakin jinak.

6. Sanca children
7 Spesies Ular yang Sangat Jinak, Cocok Dijadikan Peliharaan

Ular yang satu ini memiliki nama yang sangat unik, yaitu sanca children (Antaresia childreni). Nama itu diambil dari nama John George Children, seorang zoologis asal Inggris. Ular sanca ini sendiri berasal dari Australia. Mereka memiliki ukuran yang sangat kecil untuk ukuran ular sanca, yaitu hanya berkisar 76 cm saja.

Karena ukurannya yang kecil, ular ini cukup sering dijadikan peliharaan. Mereka sangat jinak, terutama jika sudah sering dipegang manusia. Selain itu, laman Reptile Rapture menyebut bahwa mereka bisa mencapai usia 25–30 tahun sehingga bisa dijadikan hewan peliharaan jangka panjang.

7. Sanca bola
7 Spesies Ular yang Sangat Jinak, Cocok Dijadikan Peliharaan

Satu lagi spesies ular sanca yang sering dijadikan peliharaan. Laman Reptiles Magazine bahkan menyebut bahwa sanca bola (Python regius) adalah jenis sanca yang paling populer di kalangan pemelihara ular. Sebabnya adalah karena perangai mereka yang jinak serta corak pada tubuhnya yang sangat beragam.

Selain itu, ukuran mereka juga tidak terlalu besar hanya mencapai 1,5 meter saja. Ular ini bertabiat pemalu, tapi akan menjadi sangat jinak jika sudah percaya pada manusia. Seperti sanca children, sanca bola pun bisa berusia hingga 30 tahun di penangkaran.

Ciri-ciri utama ular adalah bertubuh panjang dan tidak memiliki kaki. Akan tetapi, ciri-ciri tersebut juga dimiliki oleh beberapa jenis kadal (misalnya kadal-pensil Burton). Ciri-ciri selanjutnya adalah, ular tidak memiliki indera pendengaran samasekali.

Akan tetapi, ular bisa merasakan getaran melalui rahang bawahnya saat menempel di tanah atau di permukaan. Ular tidak memiliki kelopak mata yang dapat di buka-tutup, dan matanya selalu terbuka selama hidupnya. Walaupun begitu, mata ular dilapisi oleh sisik bening yang melindunginya dari kotoran.

Itulah tujuh jenis ular yang terkenal dengan karakternya yang jinak. Mereka juga tidak terlalu besar dan cukup mudah dipelihara.

Kategori
Pets

Inilah Perlakuan yang Sebenarnya Tidak Disukai Oleh Kucing

Inilah Perlakuan yang Sebenarnya Tidak Disukai Oleh Kucing

Inilah Perlakuan yang Sebenarnya Tidak Disukai Oleh Kucing – Saat ini, kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia. Kucing yang garis keturunannya tercatat secara resmi sebagai kucing trah atau galur murni (pure breed), seperti persia, siam, manx, dan sphinx. Kucing seperti ini biasanya dibiakkan di tempat pemeliharaan hewan resmi.

Jumlah kucing ras hanyalah 1% dari seluruh kucing di dunia, sisanya adalah kucing dengan keturunan campuran seperti kucing liar atau kucing kampung. Kucing adalah salah satu hewan peliharaan paling populer di seluruh dunia. Hewan ini juga bisa berinteraksi dengan baik, sehingga banyak pemilik kucing yang merasa mudah memahami karakter hewan yang satu ini.

Meskipun begitu, terkadang pemilik kucing tidak sadar bahwa mereka telah melakukan idn poker android hal yang tidak disukai kucing. Jika diteruskan, hal ini tentu saja akan membuat kucing kesal bahkan hingga memicu stres. Sebagai pemilik kucing yang baik, sudah sepatutnya kamu mencari tahu apa saja perlakuan yang tidak disukai kucing dan menjauhinya.

1. Menyentuh mereka terlalu erat
5 Perlakuan Manusia pada Kucing yang Sering Dibenci Kucing, Yuk Sadar!

Banyak manusia yang berasumsi bahwa hewan peliharaan menikmati jenis interaksi yang sama seperti yang kita lakukan pada sesama manusia. Misalnya, sebagian besar kucing tidak suka dipeluk, dan ketika hewan peliharaan kita mencoba melarikan diri, kita sering cenderung berusaha lebih keras untuk memeluknya.

Kucing juga sebenarnya tidak suka jika kita menggosok perutnya, bahkan jika mereka berguling manja dan memperlihatkan perutnya. Melakukan kontak yang tidak disukai kucing dapat membuat kucing merasa rentan dan dapat menyebabkan perilaku menggigit dan agresif.

Setiap kucing adalah unik, jadi kenali kucingmu untuk mengetahui apakah ini adalah perilaku yang benar-benar dia nikmati atau perilaku yang hanya dia toleransi sampai batas tertentu.

2. Memperlakukan kucing seperti manusia kecil
5 Perlakuan Manusia pada Kucing yang Sering Dibenci Kucing, Yuk Sadar!

Terkadang, manusia memperlakukan kucing seperti manusia kecil, misalnya dengan mendandani mereka dengan kostum atau melatih mereka dengan trik-trik tertentu. Namun, ini adalah hal yang tidak disukai kucing. Bahkan, tak jarang kucing menunjukkan bahasa tubuh yang mengisyaratkan bahwa mereka tidak menyukai ini, tetapi manusia sering mengabaikan hal ini.

Setiap kucing itu unik, jadi mungkin kucing menoleransi hal ini, tetapi ini bukan berarti mereka menikmatinya. Jadi, pastikan kamu benar-benar memperhatikan bahasa tubuh dan bagaimana kucing bertindak. Kamu bahkan bisa belajar lewat internet tentang berbagai postur tubuh kucing untuk membantu kamu mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana kucing berkomunikasi.

3. Mengeong pada kucing
5 Perlakuan Manusia pada Kucing yang Sering Dibenci Kucing, Yuk Sadar!

Mungkin terlihat alami untuk meniru suara kucing peliharaanmu, bahkan ini seperti kamu sedang mencoba berkomunikasi dengan bahasa kucing. Namun, kucing sebenarnya tidak membutuhkan hal ini.

Kucing umumnya mengeong kepada manusia untuk menunjukkan bahwa mereka membutuhkan sesuatu, dan hal yang mereka inginkan bukanlah kamu balas mengeong pada mereka. Alih-alih meniru vokalisasi kucing, akan lebih baik jika pemilik hewan peliharaan mempelajari arti suara yang berbeda dari kucing untuk mengetahui apakah kucing merasa lapar, takut, atau ingin bermain.

4. Diganggu saat tidur
5 Perlakuan Manusia pada Kucing yang Sering Dibenci Kucing, Yuk Sadar!

Kucing memang hewan yang menggemaskan, bahkan saat mereka tidur sekalipun. Pose tidur, ekspresi wajah, hingga pemilihan tempat tidur kucing memang selalu menarik perhatian. Tak jarang, ini membuat pemilik kucing usil dan mengganggu mereka hingga bangun.

Tapi, sama seperti manusia yang tidak suka dibangunkan dari tidur, begitu juga dengan kucing. Dipegang atau dipaksa melakukan sesuatu yang tidak ingin mereka lakukan membuat kucing merasa ketakutan. Utamanya saat kamu memaksa mereka bangun dari tidur nyenyak.

5. Diabaikan
5 Perlakuan Manusia pada Kucing yang Sering Dibenci Kucing, Yuk Sadar!

Kucing sering dianggap sebagai hewan yang santai dan mandiri. Tetapi, kucing sebenarnya bukan hewan yang terlalu suka menyendiri seperti yang banyak orang bayangkan, meskipun kadang mereka tidak ingin diganggu.

Kucing sebenarnya senang berinteraksi dengan manusia dan membutuhkan sosialisasi rutin. Tidak memberikan hal itu justru mendorong kucing untuk berperilaku buruk. Pada dasarnya, kucing sangat menginginkan perhatian dan kasih sayang pemiliknya.

Kucing memiliki baik hubungan mutualistik atau komensal  dengan manusia. Dua teori utama diberikan tentang bagaimana kucing didomestikasi. Dalam satu teori, orang sengaja menjinakkan kucing dalam proses seleksi buatan karena mereka adalah predator dari hama.

Kategori
Pets

Manfaat Sterilisasi pada Kucing yang Bikin Kucing Hidup Sejahtera

Manfaat Sterilisasi pada Kucing yang Bikin Kucing Hidup Sejahtera

Manfaat Sterilisasi pada Kucing yang Bikin Kucing Hidup Sejahtera – Kucing disebut juga kucing domestik atau kucing rumah adalah sejenis mamalia karnivora dari keluarga Felidae. Kata “kucing” biasanya merujuk kepada “kucing” yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada “kucing besar” seperti singa dan harimau.

Kucing adalah hewan yang mudah berkembang biak. Akibatnya, ini akan merepotkan pemilik kucing karena harus mengeluarkan biaya dan energi lebih untuk mengurus anak-anak kucing, belum lagi masalah yang mungkin disebabkan saat kucing memasuki musim kawin.

Satu solusi paling efektif untuk masalah ini adalah sterilisasi kucing. Sterilisasi kucing adalah pengambilan organ reproduksi dengan jalan operasi untuk mencegah hewan ini berkembang biak. Selain mencegah kucing berkembang biak, sterilisasi juga menawarkan Daftar ID Club388 banyak manfaat lain, baik bagi kucing maupun manusia.

1. Mencegah penyakit
5 Manfaat Sterilisasi pada Kucing, Bikin Kucing Hidup Sejahtera!

Memandulkan kucing betina sebelum memasuki siklus estrus pertamanya sangat membantu mengurangi risiko kanker serviks dan menghilangkan risiko kucing terkena kanker ovarium. Sebab, pengangkatan indung telur mengurangi kadar hormon yang mendorong pertumbuhan tumor kanker. Pemandulan juga mengurangi risiko kucing terkena kanker payudara. Untuk kucing jantan, sterilisasi akan meminimalkan atau menghilangkan risiko kucing terkena kanker prostat dan kanker testis.

Selain itu, ada juga penyakit lain yang diakibatkan oleh perilaku alami kucing saat kawin, seperti leukemia kucing dan AIDS kucing. Dengan mengurangi keinginan kucing untuk memperebutkan pasangan dan wilayah artinya kamu juga mengurangi kemungkinan kucing tertular penyakit dari kucing lain. Akhirnya, ini meningkatkan kesempatan kucing untuk hidup lebih lama.

2. Lingkungan rumah jadi lebih bersih
5 Manfaat Sterilisasi pada Kucing, Bikin Kucing Hidup Sejahtera!

Kucing jantan akan dengan sengaja menyebarkan urine mereka pada permukaan vertikal untuk menandai wilayah mereka. Selain sebagai penanda wilayahnya, ini juga memberi tahu betina bahwa kucing jantan menunggu kesempatan untuk kawin. Ini tentu saja membuat lingkungan rumah menjadi bau. Karenanya, mensterilkan kucing akan mengurangi atau menghilangkan keinginan kucing untuk spraying.

Kucing betina juga mengeluarkan cairan tubuh saat ingin kawin. Cairan ini juga mengandung aroma untuk mengingatkan kucing jantan bahwa ada betina subur di dekatnya. Dengan memandulkan kucing betina, kamu akan menghilangkan masalah yang sama.

3. Membantu mengurangi kelebihan populasi kucing di jalan
5 Manfaat Sterilisasi pada Kucing, Bikin Kucing Hidup Sejahtera!

Overpopulasi kucing merupakan masalah yang harus dihadapi sebagian besar negara. Karenanya, banyak negara yang terpaksa memusnahkan sebagian kucing liar atau setidaknya mengabaikan penderitaan kucing di jalan.

Manusia mungkin tidak bisa menampung atau memberi makan semua kucing liar tersebut. Namun, manusia bisa membantu menghentikan penambahan jumlah mereka lewat sterilisasi. Dengan demikian, kucing yang hidup di jalan tidak perlu kesusahan mencari tempat untuk melahirkan, mencari makanan ekstra untuk anak-anaknya, atau berebut makanan dengan banyak kucing liar lainnya.

4. Membuat kucing jadi berperilaku lebih baik
5 Manfaat Sterilisasi pada Kucing, Bikin Kucing Hidup Sejahtera!

Mensterilkan kucing membuatnya menjadi hewan peliharaan yang lebih baik. Sebab, dengan mensterilkan kucing, ini akan mengurangi keinginannya untuk kabur mencari pasangan, berkelahi dengan kucing lain, spraying, berisik saat kawin, dan mengurangi risiko tertular penyakit atau terluka saat berkeliaran di jalan.

Dengan mensterilkan kucing, ini akan mengurangi insting agresif mereka dan tentunya menguntungkan kamu sebagai pemilik kucing.

5. Bermanfaat bagi komunitas
5 Manfaat Sterilisasi pada Kucing, Bikin Kucing Hidup Sejahtera!

Manfaat sterilisasi tidak hanya dirasakan oleh kucing maupun pemilik, tapi juga komunitas. Banyaknya populasi kucing yang tidak diinginkan menjadi perhatian yang sangat nyata di banyak tempat. Hewan liar dapat dengan mudah menjadi gangguan publik, mengotori taman dan jalan, merusak tanaman, menimbulkan kebisingan dan gangguan lainnya, bahkan membunuh ternak atau hewan peliharaan lainnya.

Dengan mensterilisasi kucing peliharaan maupun kucing liar, ini akan mencegah orang membuang kucing-kucingnya karena terus berkembang biak, mengendalikan jumlah kucing yang hidup di jalanan, dan meminimalkan masalah yang disebabkan oleh keberadaan mereka. Tentu saja, ini akan bermanfaat bagi komunitas karena meminimalkan gangguan di lingkungan.

Banyak sekali kan manfaat yang didapat dari sterilisasi kucing. Jadi, segera bawa kucingmu ke klinik supaya dokter bisa merekomendasikan usia optimal di mana ia harus disterilisasi. Selain kucing peliharaan, jauh lebih baik jika kamu juga mensterilkan kucing liar di sekitar rumahmu.

Kategori
Pets

Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula

Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula

Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula – Sugar Glider (Wupih sirsik )adalah sejenis hewan posum meluncur kecil, yang memiliki perilaku omnivora, arboreal, dan nokturnal serta termasuk dalam infrakelas Marsupialia. Nama umum bahasa Inggrisnya mengacu pada pilihan hewan ini untuk memakan nektar manis, dan kemampuannya untuk meluncur di udara, seperti bajing terbang.

Selain kucing dan anjing, ada beberapa hewan eksotik yang sering dijadikan sebagai binatang peliharaan. Salah satunya adalah sugar glider. Hewan yang masuk jenis posum ini memiliki ukuran yang kecil dengan penampilan yang lucu dan menggemaskan. Tak heran bila banyak yang tertarik menjadikan hewan kecil ini sebagai binatang peliharaan.

Namun, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk memelihara sugar glider. Salah satunya adalah memahami beberapa tips Aplikasi IDNPlay Poker atau cara merawat sugar glider yang benar. Berikut beberapa di antaranya.

1. Mengenal dan memahami karakteristik sugar glider
5 Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula

Step satu ini menjadi langkah penting bagi kamu yang berniat untuk memelihara sugar glider. Pengetahuan yang cukup soal sugar glider akan membuatmu mudah dalam memelihara serta membesarkan hewan mungil ini.

Kamu bisa mencari beragam informasi seputar sugar glider di internet, mulai dari perawatan rutin, makanan, perilaku, dan kebutuhan apa saja yang diperlukan. Step ini juga bisa menjadi satu pertimbangan apakah kamu memang mampu merawat sugar glider atau tidak.

2. Siapkan kandang yang tepat dan nyaman
5 Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula

Sugar glider tentu membutuhkan tempat tinggal yang nyaman. Belilah atau buat sendiri kandang sugar glider dengan ukuran yang sesuai dan tidak terlalu kecil. Pilih kandang yang terbuat dari jeruji dengan ukuran yang cukup tinggi agar sugar glider leluasa memanjat dan meluncur di udara.

Pastikan juga kandang selalu bersih. Hindari menaruh kandang sugar glider di tempat yang terpapar sinar matahari atau berdekatan dengan kandang hewan peliharaan lain seperti anjing atau kucing untuk mencegah mereka menjadi stress.

3. Rutin periksakan sugar glider ke dokter hewan
5 Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula

Sama seperti hewan peliharaan lain, sugar glider juga berpotensi untuk sakit. Penyakit yang bisa diidap hewan kecil ini juga beragam, seperti stress, kekurangan kalsium, gangguan pencernaan, obesitas, hingga terkena parasit seperti kutu.

Untuk itulah penting untuk memeriksakan kondisi sugar glider ke dokter spesialis hewan. Akan jauh lebih baik lagi bila dokter yang kamu datangi memang spesialisasi dan ahli menangani hewan eksotis seperti sugar glider.

4. Pilih makanan yang tepat agar sugar glider tetap sehat
5 Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula

Pemilihan makanan untuk sugar glider tidak boleh sembarangan. Sebagai hewan omnivora, sugar glider memang bisa makan apa saja. Namun, perlu diingat untuk tetap menjaga nutrisi makanan agar peliharaanmu tetap sehat. Di alam bebas, hewan ini memakan getah pohon, nektar, buah-buahan, dan serangga.

Sebaiknya hindari memberi makan sugar glider menggunakan makanan anjing atau kucing karena perbedaan nutrisi yang tidak diperuntukkan untuk hewan ini. Jangan pula memberikan sugar glider gula, permen, atau cokelat karena berbahaya bagi kesehatannya. Terakhir, sediakan pula air sebagai sumber mineral agar sugar glider tidak dehidrasi.

5. Berkonsultasi dengan pemilik sugar glider lainnya
5 Cara Memelihara dan Merawat Sugar Glider bagi Pemula

Cobalah untuk bergabung pada komunitas pecinta sugar glider. Bersosialisasi dengan sesama penyuka hewan ini bisa membuatmu lebih mudah untuk meminta saran, pendapat, atau pertanyaan mengenai sugar glider. Mereka yang sudah berpengalaman pasti bisa membantu saat kamu memiliki masalah selama memelihara sugar glider.

Kategori
Pets

Inilah Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Inilah Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Inilah Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet – Monyet adalah istilah untuk semua anggota primata yang bukan prosimia atau kera, baik yang tinggal di Dunia Lama maupun Dunia Baru. Hingga saat ini dikenal 264 jenis monyet yang hidup di dunia. Tidak seperti kera, monyet biasanya berekor dan berukuran lebih kecil.

Baru-baru ini, jagat maya sedang dihebohkan dengan video TikTok @nhdazhr yang sedang viral. Di video ini, pemilik akun yang bernama Nahda Azahra menunjukkan ibunya yang membeli seekor anak monyet dengan sistem COD.

Video ini pun langsung menuai pro-kontra. Tak sedikit yang merasa gemas dengan anak monyet yang baru dibeli, tapi banyak pula yang menyayangkan karena dianggap mendukung perburuan liar. Mengapa sebaiknya kita Daftar ID Club388 tidak menjadikan monyet atau primata lain sebagai peliharaan?

1. Anak monyet di pisahkan secara paksa dari orangtuanya
7 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Menurut penjelasan dari Primate Rescue Center, anak monyet diambil dari ibunya saat masih bayi (pada usia beberapa hari) untuk dijual sebagai hewan peliharaan. Pemisahan paksa ini sangat traumatis bagi anak monyet dan ibunya. Tak jarang, orangtua monyet dibunuh demi mendapatkan anaknya!

Indukan macaca tidak akan meninggalkan bayinya dalam keadaan apa pun, sehingga pemburu tidak mungkin bisa menculik bayinya diam-diam. Satu-satunya cara untuk memisahkan bayi macaca adalah dengan membunuh indukannya. Macaca jantan dewasa akan maju terlebih dahulu. Setelah macaca jantan dibunuh, induk betina akan menyerang balik. Saat itulah pemburu akan membunuh induk betina,” seperti yang dijelaskan oleh Rakyan W Tanjung.

Kalau induk betina tidak dibunuh, pemisahan dengan bayinya akan menimbulkan efek traumatis. Ia kemungkinan akan mengalami pemisahan yang sama setelah memiliki anak lagi.

2. Monyet akan tumbuh dewasa sebagai hewan yang agresif dan berbahaya
7 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Bayi monyet memiliki paras menggemaskan dan tatapan mata yang polos. Namun, begitu mencapai usia pubertas (sekitar umur 3 tahun), sikap mereka akan berubah drastis.

Dilansir laman Primate Rescue Center, monyet dewasa umumnya agresif, tidak bisa diprediksi, tidak bisa dikendalikan, dan berbahaya. Mereka sering menggigit dan mencakar, bahkan kepada pengasuh yang merawat mereka dari kecil.

Monyet bisa hidup hingga usia 20-40 tahun, hanya sedikit pemilik yang sanggup berkomitmen memelihara dalam waktu selama ini. Tak heran, sering dijumpai monyet yang dirantai, diikat, atau ditelantarkan dalam kandang begitu saja.

3. Gigitan atau cakarannya menimbulkan penyakit dan infeksi serius
7 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Apa yang terjadi jika gigi taring setajam itu menembus kulitmu? Gigitan monyet menimbulkan infeksi luka serius, bahkan menularkan virus herpes B dan rabies. Luka gigitan atau cakaran monyet harus segera dibersihkan dengan air dan sabun.

Dikutip laman King County, sebagian besar kera macaque membawa virus herpes B. Virus ini memiliki tingkat kematian 70 persen pada kasus yang tidak diobati dan berpotensi menyebabkan cacat seumur hidup.

Jika gigitan, cakaran, atau cairan tubuh monyet masuk ke selaput terbuka (seperti mata) maka harus segera dibilas. Untuk mencegah virus herpes B, dokter mungkin akan memberikan obat antiviral.

4. Primata adalah hewan sosial dan perlu bersama kawanannya
7 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Sama seperti manusia, primata adalah hewan sosial. Mereka perlu bersama kawanannya agar dapat berkembang normal, baik secara psikologis dan emosional. Sebaik apa pun perawatan manusia, tidak akan bisa menggantikan ibu monyet.

Laman Britannica menjelaskan satu kawanan monyet terdiri dari jantan tunggal (alpha male) dengan beberapa betina dan anak-anaknya, seperti pada lutung, mandril, babun hamadryas, dan guenon. Biasanya, betina tetap berada di kelompok tempat mereka dilahirkan, tetapi jantan bisa bergabung dengan kelompok lain saat dewasa.

Saat berada dalam kawanan, induk monyet bisa saling menjaga anak-anaknya, saling memperingatkan potensi risiko dan predator, dan mencari makanan bersama. Jika dipisahkan dari kawanannya, kemampuan sosial monyet akan hilang dan menyulitkan mereka jika suatu saat dilepaskan ke alam bebas.

Jika anda mencoba menjadikannya sebagai hewan peliharaan, anda menciptakan hewan yang mengalami gangguan mental pada 99,9 persen kasus. Hewan itu tidak akan pernah bisa cocok dengan hewan lain. Mereka tidak pernah belajar bagaimana (cara) bergaul dengan monyet lain. Dan berakhir dengan banyak perilaku yang merusak diri sendiri,” tegas Kevin Wright, dokter hewan dari Phoenix Zoo, Arizona, mengungkapkan pada National Geographic.

5. Membeli monyet berarti mendukung perburuan liar
7 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Membeli monyet karena kasihan tidak akan menyelesaikan masalah. Justru, semakin masif perburuan yang dilakukan untuk mendapatkannya, Primate Rescue Center menegaskan.

Jika satu kandang telah kosong karena monyet dibeli oleh seseorang, maka kandang itu akan segera diisi oleh monyet-monyet baru. Lingkaran setan ini akan terus berlanjut dan pemburu terus membunuh monyet dewasa agar anaknya bisa dijual.

Bisa dibayangkan, jika siklus ini terus berlanjut selama puluhan tahun? Mungkin, kita tidak bisa lagi menemukan monyet atau primata lain di habitat aslinya. Jalan keluarnya adalah tidak membeli monyet dan melaporkan adanya perdagangan satwa ilegal ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

6. Monyet mungkin patuh pada satu orang, tetapi agresif pada orang lain
7 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Umumnya, primata akan terikat dengan satu orang yang mereka anggap berkuasa, seperti pengasuh yang merawatnya sedari kecil. Problemnya, mereka akan menganggap orang lain sebagai musuh atau ancaman. Mereka mungkin akan menyerang orang lain dengan gigitan atau cakaran.

Ini berarti, pengasuh bertanggung jawab untuk merawat setiap saat dan mungkin mengurangi waktunya untuk bersosialisasi dengan orang lain. Selain itu, monyet tidak bisa serta-merta dipindahtangankan karena mereka merasa terikat dengan pengasuhnya.

7. Keberadaan monyet akan membuat rumah menjadi bau
7 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Pelihara Monyet

Jika kamu masih keras kepala dan tetap ingin memelihara monyet, maka bersiap-siaplah rumahmu akan menjadi bau. Melansir Primate Rescue Center, perilaku khas monyet di rumah manusia adalah membuang feses dan air seni sembarangan.

Berpikir bahwa memakaikan popok adalah jalan keluarnya? Belum tentu, karena popok bisa menyebabkan luka dan ruam menyakitkan pada monyet. Selain itu, keberadaan popok membatasi otot ekor untuk berkembang secara normal.

Kategori
Pets

Cara Mudah Merawat Murai Batu Supaya Cepat Gacor

Cara Mudah Merawat Murai Batu Supaya Cepat Gacor

Murai Batu (stone magpie bird) — Steemit

Cara Mudah Merawat Murai Batu Agar Cepat Gacor – burung murai batu merupakan salah satu jenis burung kicauan yang memiliki banyak peminatnya, terutama di Indonesia itu sendiri.

Suara yang unik dan indah tentunya menjadi hal yang pling banyak orang inginkan, karena salah satu hal yang paling banyak orang pelihara burung inginkan adalah memiliki kicauan yang indah, meskipun ada beberapa orang yang memelihara burung murai batu karena kelucuan burung tersebut  dan mungkin pembaca sekalian salah satuya ? , namun bagaimanapun rasanya tidak komplit, kalau burung murai batu tidak memiliki suara yang indah dan rajin berbunyi.

Perihal dalam mengurus burung murai batu, tentunya bagi seseorang yang telah memelihara sudah tau bangaimana cara merawat murai batu

Ya, hal tersebut merupakan hal yang biasa terjadi pada sekitar kita, dan mungkin temen-temen sekalian pernah mengalaminya ?

Namun tenang, sebentar lagi dengan membaca artikel di bawah ini, anda akan mengetahui tentang cara membuat burung murai batu menjadi rajin gacor.

  • Jaga kesehatan Burung Murai batu

Kesehatan merupakan hal penting untuk di pertimbangkan, karena ketika burung peliharaan memiliki fisik yang sehat, maka dapat membuatnya mejadi lebih aktif, terutama rajin untuk berbunyi. Maka dari itu diperlukan memerhatikan kesehatannya.

  • Jaga kebersihan kandang

Kandang merupakan rumah bagi murai batu, namun apa jadinya jika rumah murai batu tersebut kotor, dan tentunya dapat membuat berbagai macam penyakit datang. Maka rajin-rajinlah dalam membersihkan kandang yang kotor yang disebabkan oleh menumpuknya kotoran dan sisa makanan yang jatuh dan membusuk.

Jangan pernah nyepelekan hal ini, karena seperti yang telah disampaikan di atas, bahwa kesehatan memiliki peranan agar burung muria batu rajin untuk berbunyi.

  • Memandikan Murai Batu

Murai batu membutuhkakn mandi setiap harinya layaknya manusias. Karena dengan memandikannya secaar rutin dapat membantu burung menjadi lebih segar dan Fresh setelah dimandikan. Dan yang paling penting adalah, dengan memandikannya dapat membuat sbulu burung menjadi bebas dari bakteri dan kotorean yang dapat menyebabkan badannya menjadi sakit.

Lakukan setiap hari pada pagi hari untuk memandikannyas pada pukul 7 hingga 10 pagi.

Setelah dimandikan pada pagi hari , maka lanjutkan dengan cara menjemurnya hingga 1 sampai 2 jam untuk mendapatkan matahari pagi. Karena matahari di pagi hari sangat baik untuk kesehatan tubuh murai batu itu sendiri.

  • Melatih Vocal Murai Batu 

Untuk meningkatkan kicauan murai batu, maka bisa dengan cara melatihnya setiap hari dengan mendengarkan suara burung masteran dari burung sejenisnyas. Atau bisa juga dengan menggunakan suara audio yang bisa di download di internet.

Nah, demikianlah tentang tips cara merawat murai batu agar cepat gacor yang bisa dicoba sekarang juga dengan cara yang mudah untuk dilakukakn bagi seorang pemula sekalipun.